Selasa, 15 Januari 2013

MAKALAH PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA


BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Pengertian Perencanaan Sumber Daya Manusia

Perencanaan sumber daya manusia adalah suatu proses sistematis yang digunakan untuk memprediksi permintaan dan penyediaan SDM di masa mendatang. Melalui program perencanaan SDM yang sistematis dapat diperkirakan jumlah dan jenis tenaga kerja yang dibutuhkan pada setiap periode tertentu seingga dapat membantu bagian SDM dalam perencanaan rekrutmen, seleksi, serta pendidikan dan pelatihan.

Rencana jangka pendek dan panjang telah ditentukan terutama hrus dilaksanakan oleh manusia ada dalam organisasi. Jika SDM yang melaksanakan rencana organisasi tersebut tidak sesuai dengan kualifikasi dan jumlah yang dibutuhkan maka tidak akan berhasil. Perencanaan SDM merupakan elemen yang penting dalam mengembangkan “Stategic Planing” karena merupakan keputusan organisasi yang memuat tentang apa yang akan dicapai sesuai misi organisasi dan bagai mana cara yang dilakukan untuk mencapai misi tersebut.

Perencanaan merupakan kegiatan atau proses yang sangat penting dalam organisasi, termasuk dalam manajemen SDM sebab perencanaan merupakan persyaratan pelaksanaan kegiatan yang harus dilakukan. Perencanaan mengembangkan “focus” dan “fleksibilitas” suatu organisasi yang memiliki focus untuk mengetahui apa yang terbaik, mengetahui apa yang dibutuhkan.

Perencanaan sumber daya manusia adalah proses analisis dan identifikasi tersedianya dan kebutuhan akan sumber daya manusia sehingga organisasi tersebut  dapat mencapai tujuan” (Robert L.Mathis dan Jhon H.Jackson;2001)

2.2  Pentingnya Perencanaan Sumber Daya Manusia                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          
2.2.1        Tingkat Perorangan
Perencanaan sumber daya manusia sangat penting bagi kepentingan individu karena perencanaan dapat membantu meningkatkan ketrampilan. Kepuasan individu dapat lebih mudah dicapai melalui perencanaan karier yang terarah.
2.2.2        Tingkat Perusahaan
Organisasi atau lembaga menggunakan perencanaan sumber daya manusia untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya dalam jangka panjang. Organisasi harus merekrut tenaga kerja yang berkualitas tinggi untuk dipekerjakan sehingga dapat bekerja secara produktif.
2.2.3        Tingkat Nasional
Masalah sumber daya manusia di tingkat nasional terkait dengan jumlah, komposisi, keragaman, dan angkatan kerja yang ada pada suatu Negara. Teknologi yang sangat berperan dalam industry akhir-akhir ini sangat membutuhkan sumber daya manusian  yang lebih terampil dalam bidang iptek, manajerial dan inovatif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Sangat perlu disiapkan sumber daya-sumber daya yang berkualitas dan unggul untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat untuk produktivitas yang lebih baik dan tanggung jawab social yang tinggi.

2.3  Tujuan Perencanaan Sumber Daya Manusia
Perencanaan sumber daya manusia dapat memenuhi banyak tujuan organisasi. Menurut Thomas H. Stone terdapat dua tujuan pokok, yaitu :
1)      Membantu menentukan tujuan organisasi, termasuk perencaan pencatatan kesepakatan kerja yang sama pada karyawan dan tujuan tindakan afirmatif.
2)      Melihat pengaruh program dan kebijakan alternative sumber daya manusia dan menyarankan pelaksanaan alternative yang paling menunjang kepada keefektifan organisasi.

2.4  Manfaat Perencanaan Sumber Daya Manusia
Secara umum manfaat perencanaan akan memberikan nilai-nilai positif  bagi kepentingan organisasi. Focus pada perencanaan saja akan merugikan organisasi karena mengakibatkan fungsi-fungsi yang lain. Manajemen perlu menyeimbangkan antara fungsi perencanaan sumber daya manusia dengan fungi-fungsi yang lain agar sasaran organisasi tercapai secara keseluruhan.
Jika perencanaan sumber daya manusia dilakukan dengan baik, akan diperoleh keuntungan-keuntungan sebagai berikut :
1.      Manajemen puncak memiliki visi yang lebih baik terhadap aspek-aspek sumber daya manusi atau terhadap keputusan bisnis.
2.      Manajemen dapat memprediksi adanya ketidakseimbangan yang mempengaruhi biaya SDM menjadi tindakan terkontrol.
3.      Manajemen dapat menempatkan “right man on the right place” dengan tepat sesuai dengan kebutuhan organisasi.
4.      Manajemen memberikan kesempatan yang lebih baik untuk melibatkan wanita dan golongan minoritas dalam program perencanaan SDM internal organiasi.
5.      Menambah system informasi menjadi lebih baik untuk mengetahui tentang profil karyawan, pekerjana, keahlian, kemampuan, kompetensi yang adil dan layak, serta dapat memprediksi kebutuhan jumlah tenaga kerja saat ini dan yang akan datang.
6.      Memungkinkan penarikan karyawan baru secara ekonomis.
7.      Koordinasi SDM berjalan lebih baik.

2.5  Elemen-Elemen Perencanaan Sumber Daya Manusia
1.      Tujuan
Aktivitas perencanaan SDM memiliki tujuan yang  berdasarkan pribadi/individu sekaligus organisasi. Tujuan ini harus memuat SDM yang representative untuk kepentingan jangka panjang organisasi.
Factor yang perlu diperhatikan dalam merumuskan tujuan adalah :
a.       Sejarah
b.      Kemampuan organisasi
c.       Lingkungan organisasi
d.      Focus pada pasar
e.       Dapat dicapai
f.       Dapat memotivasi
g.      Spesifik
2.    Perencanaan organisasi
Perencanaan ditujukan untuk membantu mencapai tujuan organisasi. Perencanaan harus mendukung fungsi-fungsi yang lain, seperti pengorganisasian, sususan kepegawaian, kepemimpinan, dan pengendalian. Perencanana dapat meminimalkan resiko atau ketidak pastian.
3.      Audit sumber daya manusia
Audit juga merupakan pemeriksaan kualitas secara menyeluruh kegiatan-kegiatan personalia dalam suatu departemen, divisi atau organisasi.
Manfata audit sumber daya manusia :
Ø  Memberikan kontribusi kepada departemen  personalia organisasi.
Ø  Kesamaan dalam penetapan kebijaksanaan dan praktik-praktik personalia.
Ø  Memberikan rasa profesionalisme  dan tanggung jawab diantara karyawan.
4.    Peramalan sumber daya manusia
Peramalan SDM pada sisi permintaan berupaya untuk memperkirakankebutuhan tenaga kerja organisasi di masa mendatang. Teknik yang dapat dipakai antara lain teknik Delphi, ekstrapolasi, analisis computer, indeksasi, new venture analysis, dan masih banyak lagi. Tentunya, metode apa pun yang akan digunakan harus memiliki pertimbangan keakuratan, validitas, dan efisien dari sisi angaran.

2.6  Peramalan Penawaran Sumber Daya Manusia
Peramalan penawaran SDM bertujuan memprediksi jumlah permintaan dan penawaran karyawan di waktu yang akan datang baik secara kuantitas maupun kualitas.
Sumber daya manusia harus memilih metode yang paling sesuai untuk menjawab permasalahan organisasi. Factor-faktor di bawah ini dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih metode peramalan :
1.      Stability dan certainty
2.      Ketersediaan data
3.      Jumlah karyawan
4.      Ketersediaan sumber daya
5.      Kreibilitas manajemen
6.      Jangka waktu
Berikut beberapa teknik peramalan yang dapat direkomendasikan pada organisasi.
·         Teknik Delphi
·         Ekstrapolasi
·         Analisis computer
·         Indeksasi
·         New venture analysis
·         Analisis markov

2.7  Tahap Atau Proses Perencanaan Sumber Daya Manusia
I    Analisi factor penyebab perubahan
II   Peramalan kebutuhan
III  Penentuan kebutuhan
IV  Analisis ketersediaan
Mungkin S<D,5>D,S=D
V   Implementasi program

2.8  Hambatan dan Kendala Dalam Perencanaan
Guna meminimalkan resiko kesalahan dari perencanaan, ada beberapa hambatan utama dalam perencanana dan penempatan tujuan yang mesti dipahami oleh semua jajaran manajemen dan karyawan .
Hambatan dalam perencanaan :
       1)      Tujuan yang tidak tepat
       2)      System kompensasi yang tidak tepat
       3)      Lingkungan eksternal yang tidak komplek dan dinamin
       4)      Kondisi persaingan yang semakin tajam
       5)      Keengganan untuk mengubah tujuan
       6)      Tidak memahami organisasi yang semakin dinamis
       7)      Terjadi konflik internal organisasi antara manajemen dan buruh
Mengatasi hambatan :
Salah satu cara mengatasi hambatan perencanaan adalah dengan memahami tujuan perencanaan dan proses penetapan tujuan. Meskupun bukan salah satu dalam mengatasi masalah, tetapi paling tidak dapat membantu pengambilan keputusan. System informasi dapat pula membantu pencapaian efektivitas perencanaan. Alat bantu ini diharapkan dapat meminimalkan tingkat risiko dan ketidakpastian hasil yang ada.
Kendala-kendala Perencanaan Sumber Daya Manusia
      a.  Standar Kemampuan SDM
Standar kemampuan SDM yang pasti dan akurat belum ada, akibatnya informasi kemampuan SDM hanya ramal-ramalan (prediction) saja yang sifatnya subjektif. Hal ini menjadi kendala yang serius dalam PSDM untuk menghitung potensi SDM secara pasti, seperti informasi energy mesin.
      b .      Manusia (SDM) makhluk hidup
Manusia sebagai makhluk hidup tidak dapat dikuasai sepenuhnya seperti mesin. Hal ini menjadi kendala PSDM, karena itu sulit memperhitungkan segala sesuatunya dalam rencana.
      c .       Situasi SDM
Persediaan, mutu, dan penyebaran penduduk yang kurang mendukung  kebutuhan SDM perusahaan. Hal ini menjadi kendala proses perencanaan sumber daya manusia yang baik dan benar.
      d.      Kebijaksanaan Perburuhan pemerintah
Kebijaksanaan Perburuhan pemerintah, seperti kompensasi, jenis kelamin, WNA, dan kendala lain dalam PSDM untuk membuat rencana yang baik dan tepat.

2.9 Perencanaan Fungsi-Fungsi MSDM
Agar setiap fungsi MSDM diterapkan dengan baik dan tepat maka perlu perencanaan terlebih dahulu.
1.      Perencanaan organisasi
2.      Perencanaan pengarahan
3.      Perencanaan pengendalian
4.      Perencanaan pengadaan
5.      Perencanaan pengembangan
6.      Perencanaan kompensasi
7.      Perencanaan pengintergrasian
8.      Perencanaan pemeliharaan
9.      Perencanaan kedisiplinan
10.  Perencanaan pemberhentian

2.10 Sistem Perencanaan Sumber Daya Manusia
1)      Penyusunan Anggaran Sumber Daya Manusia
Merupakan kegiatan memeadukan jumlah tenaga kerja yang tersedia dengan jumlah tenaga kerja yang diperlukan. Penyusunan anggaran tenaga kerja ini disebut pula dengan penyusunan informasi. Datam penyusunan informasi perlu diperhatina :
ü  Dasar penyusunan formasi
ü  System penyusunan formasi
ü  Analisis kebutuhan tenaga kerja
ü  Anggaran belanja pegawai
2)      Penyusunan Program Tenaga Kerja
Merupakan kegiatan-kegiatan untuk mengisi formasi yang meliputi program pengadaan tenaga kerja, promosi jabatan pegawai, pelatihan dan pengembangan pegawai, pengembangan karier, program pemeliharaan pegawai dan program pemberhentian pegawai.

BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
            
     Perencanaan merupakan kegiatan atau proses yang sangat penting dalam organisasi, termasuk dalam manajemen SDM sebab perencanaan merupakan persyaratan pelaksanaan kegiatan yang harus dilakukan. Perencanaan mengembangkan “focus” dan “fleksibilitas” suatu organisasi yang memiliki focus untuk mengetahui apa yang terbaik, mengetahui apa yang dibutuhkan.

Perencanaan sumber daya manusia adalah proses analisis dan identifikasi tersedianya dan kebutuhan akan sumber daya manusia sehingga organisasi tersebut  dapat mencapai tujuan” (Robert L.Mathis dan Jhon H.Jackson;2001)

Manajemen perlu menyeimbangkan antara fungsi perencanaan sumber daya manusia dengan fungi-fungsi yang lain agar sasaran organisasi tercapai secara keseluruhan.


DAFTAR PUSTAKA

Rahmawati Ike Kusdayah. 2008 . Manajemen Sumber Daya Manusia.Yogyakarta: CV.ANDI

Hasibuan, Malayu S.P. 1989. Manajemen, Dasar, Pengertian, dan Masalah.
         Jakarta : CV Haji Masagung

Mangkunegara Anwar Prabu. 2008 . Manajemen Sumber Daya Perusahaan.
         Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar